Senin, 24 Desember 2012

Batu

Kota Batu adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Kota Batu berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 680-1.200 meter dari permukaan,dahulu batu ini merupakan wialayah yang termasuk kota malang,namun sekarang batu sudah menjadi kota sendiri.berikut merupakan beberapa wisata terkenal yang berada di kota Batu
1. Jatim Park 1&2


Wisata paling diminati di Kota Wisata batu saat ini adalah jawa Timur Park( jatim Park). Maklum obyek wisata yang berada di lereng Gunung Panderman ini adalah yang termodern dan terbaik di Kota Wisata Batu. Wahana permainannya banyak dan pemandangannya juga indah. Selain itu hawa yang sejuk menjadikan tempat wisata yang berada di ketinggian 850 dpl itu sangat cocok untuk orang-orang yang datang di daerah panas. Konsep wisata yang menempati lahan 11 hektare itu memadukan secara serasi konsep pendidikan(education) dan konsep pariwisata(tourism) dalam satu ruang dan waktu. Obyek wisata terbesar di batu ini mampu menjadi sarana penyebaran informasi tantang khazanah ilmu dan teknologi(iptek) yang dipresentasikan melalui hadirnya wahana seperti galeri belajar seperti biologi, kimia, matematika, dan fisika. Di sana juga tersedia stadium galeri belajar yang mampu menampung 300 siswa.Galeri belajar ini dilengkapi lembar panduan belajar siswa dan kelengkapan alat peraga ilmu terapan baik indoor maupun outdoor yang didukung oleh PLN, Telkom, Rimba Raya dan sejumlah universitas terkemuka negri maupun swasta di Jawa Timur. Untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa, jatim park juga menyediakan galeri etnik nusantara dan anjungan Jawa Timur. Konsep galeri nusantara dan galeri Jawa timur tersebut mirip dengan konsep Taman Mini Indonesia Indah(TMII) berskala kecil. Tidak hanya itu, di Jatim Park pula pengunjung bisa menyaksikan berbagai kekayaan flora dan fauna.Dengan demikian, kosep wisata ini sangat cocok  untuk Wisata keluarga dan anak-anak sekolah. Mereka bisa belajar sepuasnya dengan sejumlah  wahana pendidikan yang ada. Jatim Park juga sangat pas untuk anak-anak usiaTK, karena disana juga tersedia kolam renang yang luas dan jernih. Bukan hanya itu, letaknya di ketinggian, panorama yang bisa disaksikan di lokasi Jatim Park juga sangat menarik. Karena bisa memandang hamparan pemandangan indah Kota Wisata Batu dan Malang dari atas.Pengunjung bisa sepuasnya menikmati segala permainan yang ada di dalamnya. Jika sudah lelah berjalan-jalan dan ingin menikmati makanan yang lezat . pengunjung bisa makan sepuasnya di Food court yang ada. Lokasinya yang luas dan bersih memmbikin pengunjung bisa nyaman beristirahat sambil makan-makan.
2. Batu Night Spectacular


Menginap di Kota Wisata Batu saat ini dipastikan akan terasa beda. Malam hari Anda bisa  menikmati suguhan wisata paling spektakuler di Jawa Timur di Batu Night Spectacular(BNS). Obyek wisata yang berlokasi di Desa Oro-oro Ombo ini menyajikan aneka wahana yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga Anda. Ada puluhan wahana yang tidak akan bisa Anda lupakan setelah menikmatinya seperti gallery rumah hantu, slalom tes, sepeda udara tertinggi, lampion garden dan trampoline. Di obyek wisata ini anda juga bisa menguji adrenaline dengan mencoba beberapa wahana  seperti drag race, mouse coaster, dan beberapa permainan lain. Banyak juga wahana yang khusus disediakan untuk anak-anak seperti kids zone yang terdiri dari 25 macam.Selain berbagai wahana menarik, keunikan BNS juga didukung letaknya yang sangat strategis di dataran tinggi. Dari obyek wisata mala mini anda bisa menikmati pemandangan alam kota malang dan sekitarnya dengan lebih sempurna. Gemerlap lampu di kawasan Malang Raya malam hari akan mengiringi suasana kongkow Anda di beberapa kafe yang tersedia. BNS juga menyiapkan beberapa wahana unik yang rugi kalau dilewatkan seperti lampion garden, gallery hantu, cinema empat dimensi, circuit go kart terpanjang, lyar sepanjang  50 meter di area food court, dan air mancur menari.Usai menikmati berbagai wahana yang disediakan di areal seluas 3 ribu meter persegi ini, silakan Anda menuju night market.Arealnya tak hanya sekadar menjajakan kebutuhan dan oleh-oleh khas. Tapi juga berbagai kebutuhan lainnya.
Di ujung night market, ada ratusan kursi berjajar yang disediakan bagi pengunjung di areal foor court.  Ada banyak menu pilihan menu minuman makanan di area ini. Tinggal pilih minuman dingin atau panas. Begitu halnya makanan. Banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera.Kenikmatan di food court bukan hanya pada menu makanan atau minumannya.Tapi, juga sajian yang diberikan saat pengunjung menikmati hidangan makanan atau minuman. Ditengah- tengah menikmati hidangan, manajemen BNS akan menyajikan show time. Ada panggung musik yang menghadirkan musik-musik terbaru.Masih banyak wahana lain di Batu Night Spectacular (BNS) yang menarik. Misalnya, Bumper Car, Cinema 4 Dimensi, dan Flying Swinger. Di samping itu, berbagai fasilitas di arena ini menarik untuk dinikmati. Untuk dapat menikmati permainan yang ada BNS, pengunjung harus membayar tiket pada masing-masing wahana permainan.Yang tak kalah menarik, saat show time ini adalah sajian dancing fontain (air mancur menari). Konsentrasi pengunjung pada makanan maupun minuman dijamin buyar. Tarian air mancur diiiringi permainan lampu warna-warni itu mampu memaksa mata pengunjung tertuju ke liukan air. Air mancur itu terlihat cukup lihai menari mengikuti lantunan lagu. Dari lagu instrumental, pop rock, hingga dangdut koplo.
Puas menyaksikan tarian air mancur, pengunjung masih disuguhi denagn pertunjukan outer journey (keliling angkasa luar) lewat laser show di layar raksasa. Pertunjukan outer journey ini member sensasi tersendiri bagi pengunjung. Dengan layar 50 meter di atas kita, pengunjung serasa diajak keliling angkasa. Kadang pula, kita dikagetkan dengan helikopter animasi yang seakan berjalan diatas kita.
3. Taman Bunga dan Pemandian Selecta


Taman rekreasi Selecta terletak di Desa Tulungrejo, Kota Batu, Jawa Timur dengan dikelilingi oleh Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro, dapat ditempuh dalam waktu 1 jam dari kota Malang dan 2 jam dari kota Surabaya. Tinggi dari permukaan laut 1.150 m dengan suhu udara berkisar antara 15° C – 25° C dan kedinginan air berkisar 18° CSelecta didirikan oleh seorang warga negara Belanda bernama Ruyter de Wildt pada tahun 1930 sebagai tempat wisata dan peristirahatan pilihan bagi warga negara Belanda saat berada di Indonesia, sesuai dengan nama Selecta yang berasal dari kata selectie yang berarti ”pilihan”. Dan pada akhirnya Selecta menjadi sebuah karya monumental bagi sebuah konsep tatanan wisata yang menggabungkan unsur keindahan dan kesejukan alam pegunungan yang menjadi cikal bakal pariwisata Jawa Timur.Pada awal masa kemerdekaan, Selecta merupakan tempat wisata dan peristirahatan pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini, mulai dari rakyat biasa hingga elit politik negeri ini, termasuk Bung Karno dan Bung Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden di masa itu.Dari masa kemerdekaan tersebut hingga masa sekarang, Selecta tetap mempertahankan tatanan sebagai tempat wisata eksotis yang indah dan sejuk, sehingga tetap menjadi tujuan wisata pilihan bagi semua lapisan masyarakat negeri ini dan wisatawan manca negara. Bahkan Selecta telah mengembangkan diri menjadi taman rekreasi dengan fasilitas yang lengkap tanpa mengurangi nilai sejarah dan keasriannya.Sekarang, Selecta tidak hanya mempunyai kolam renang dengan air pegunungan yang segar dan jernih, tetapi juga dilengkapi taman bunga yang luas dan indah serta taman bermain anak dengan segala fasilitas bermain untuk anak, termasuk becak mini dan mobil mini. Kolam perahu dengan fasilitas perahu kano dan sepeda air, arena jogging seluas 6 hektar dan arena untuk berkuda serta tempat out bond yang ideal. Ketika memasuki areal taman rekreasi Selecta, pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan tempat parkir, karena luas tempat parkir mencapai 3 hektar dan sebuah masjid yang representatif di areal tersebut. Ketika turun dari kendaraan, pengunjung disuguhi akuarium dalam ukuran yang sangat besar dipenuhi berbagai macam ikan air tawar dan sebuah gua unik yang bernama Gua Singa.Restoran Selecta juga menyediakan berbagai masakan khas Jawa Timur dan chinesse food dalam style tempo dulu dengan cita rasa yang menggugah selera disertai pelayanan standar tinggi, dan dilengkapi berbagai gerai jajanan tradisional hingga modern. Restoran Selecta tidak hanya untuk pengunjung umum perorangan tetapi juga untuk rombongan dalam jumlah besar.Hotel Selecta, di mana para Proklamator negeri ini pernah menginap, sekarang telah menjelma menjadi hotel dengan fasilitas modern yang lengkap tanpa meninggalkan nilai sejarah yang pernah tercatat di Hotel Selecta. Dengan fasilitas yang lengkap pada 60 kamar dan hall berkapasitas 600 orang, sangat ideal sebagai tempat pertemuan, diklat maupun acara pesta. Pelayanan prima dalam suasana kekeluargaan merupakan sikap yang dijunjung tinggi oleh Hotel Selecta.Pasar Wisata Selecta merupakan tempat ideal untuk berbelanja, yang menyediakan berbagai macam tanaman hias, suvenir, makanan ringan khas Batu dan buah – buahan bahkan kelinci ataupun hewan piaraan yang lain.Satu hal yang pasti, Selecta adalah taman rekreasi pilihan. Anda belum pernah ke Batu kalau anda belum pernah menginjakkan kaki di taman rekreasi Selecta, karena Selecta adalah Batu dan Batu adalah Selecta.
4.Wisata agro


Di Kota Wisata Batu Anda juga akan bisa menikmati wisata agro. Mulai petik apel, petik strawberry, jeruk dan sayur-mayur. Wisatawan juga bisa memilih aneka bunga. Wisata petik apel langsung dari pohon dapat ditemui di wilayah Desa Punten, Desa Bumiaji, Sidomulyo dan sekitarnya. Atau, kalau ingin yang dekat dengan hotel bisa di Kawasan Wisata Kusuma Agro. Memetik apel langsung dari pohonnya memiliki kenangan sendiri yang tak terlupakan, Karena memetik apel tidak sembarangan memetik. Tetapi ada acara yang akan disampaiakan oleh penjaga sebelum wisatawan memetik.Bukan hanya acara memetik, pengunjung juga akan diterangkan tentang cirri-ciri apel yang sudah tua dan masih muda. Karena bentuk besar bukan berarti tua. Dengan memetik apel itulah pengetahuan tentang apel akan bertambah. Dan ingat, wisata memetik apel di Indonesia hanya ada di Batu jadi sangat disayankan jika datang ke Batu tanpa mencoba sensasi petik apelnya.Puas memetik apel, Anda bisa brpindah untuk berbelanja bunga. Di kecamatan Bumiaji, mulai dari Desa Punten, dan Pandanrejo banyak ditemukan penjual bunga. Termasuk di Desa gunungsari Kecamatan Batu, banyak lahan bunga yang dikelola petani.
Karena kawasan ini terkenal pusat budidaya bunga, sampai-sampai ada jalan khusus dinamakan  jl Bukit Berbunga. Begitu masuk jalan tersebut wisatawan akan langsung disambut oleh warna-warni bunga yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan. Jika anda tergesa-gesa bisa turun dipinggir jalan sejenak dan memilih bunga, lalu pergi lagi. Tetapi jika ada waktu luang, lebih baik menelusuri kampong-kampung di sana yang dipenuhi dengan bunga-bunga nan mempesona… Lalu, beristirahatlah di pasar Bunga di Desa Sidomulyo. Di sana Anda tidak hanya bisa memilih bunga sepuas-puasnya tetapi juga bisa menikmati pemandangan nan indah. Hamparan bunga dengan latar gunung-gunung.Selain bisa melakukan petik apel dan bunga dari pohonya langsung, ada satu lagi wisata yang dijamin akan membuat Anda terkesan  yakni perah susu. Dengan potensi sapi perah yang luar biasa, Kota Wisata Batu menjadi salah satu kota pemasok susu segar ke beberapa perusahaan susu instan di Indonesia seperti Nestle. Ada beberapa daerah di Kota Wisata Batu yang menjadi pusat peternakan sapi perah antara lain Dusun Toyomerto, Desa Pasanggrahan dan Desa Oro-oro Ombo.
Di pusat peternakan sapi perah ini Anda tidak hanya bisa menyaksikan bagaimana para peternak memerah susu, andapun bisa praktek langsung cara memerah susu dengan bimbingan para peternak setempat. Tentunya, hal ini akan menjadi pengalaman tersendiri yang akan terus berkesan dalam hidup Anda.
5. Alun Alun kota Batu

Laksana bunga yang tengah ranum, rapi indah dan menyejukkan hati, sehingga mampu menumbuhkan berjuta inspirasi bagi siapa saja. Begitu, Alun-alun Kota Wisata Batu Jatim kian harum dan mempesona. Karena tak hanya terindah di kawasan Asia Tenggara, namun populer seiring pesatnya kunjungan wisata yang mencapai dua juta orang per tahun di Kota Apel dan Bunga ini. Bahkan, menggeliatnya pertumbuhan ekonomi masyarakatnya mencapai level empat nasional, mampu menyentuh kalbu para tamu untuk menikmati Alun-alun ini. Adalah trade mark yang dimilikiKota Wisata Batu, meski munculnya masih terbilang baru namun kian menggelorakan bumi pertiwi. Alun-alun ini sebenarnya sudah ada sejak jaman Kerajaan Singosari dulu, tapi baru direnovasi dan diresmikan pada maret 2011 lalu. Melalui momen Three Spectaculer, “Jantung” Kota Wisata Batu itu menggelegar bagai petir menyambar tiang pancang yang menjulang ke langit di Jawa Timur bahkan Indonesia tercinta. Apalagi bagi para wisatawan asal manapun, Alun-alun Kota Wisata Batu ini penuh dengan kemolekan panorama alam pegunungan yang mengelilinginya. Dan selalu menyapa ramah pada siapa saja yang menikmatinya. Tanpa terkecuali, mulai anak-anak hingga kakek nenek, apalagi bagi pecinta seni, Alun-alun ini sangat menantang dan menggairahkan untuk mengembangkan gagasan baru yang menyatu dengan keindah panorama alamnya.Alun-alun Kota Wisata Batu adalah tempat bersantai bersama keluarga. Dilengkapi berbagai fasilitas tempat duduk eksklusif stanlish beratap glosy transparan yang berfungsi sebagai smoking area yang berada di sudut bagian barat sebelah utara dan selatan. Berjumlah 4 lokasi, di tempat duduk itu siapapun bisa memandang kemolekan Alun-alun maupun panorama pegunungan yang mengililingi kota sejuk di Jawa Timur ini. Bahkan di sore hingga malam hari, tak jauh dari lokasi duduk sebelah utara, tampak beberapa personel grup musik mengiringi ayunan langkah demi langkah para pengunjung dalam memaknai artistiknya Alun-alun. Mereka begitu santun secara berkelompok dan berdiam sembari memainkan musik-musik tradisional dan musik trendi, meski harus sabar menerima uluran tangan pengunjung yang melintas dan menikmati sajian musiknya.Tak ketinggalan, bagi yang ingin menikmati panorama Kota Wisata Batu dan sekitarnya dari ketinggian, para pengunjung dapat menaiki “Bianglala” yang berputar pelan dari bawah hingga ke puncak berketinggian lebih dari 60m. Dari sana hamparan luas pegunungan dan hijaunya tanah hutan dan ladang pertanian masyarakat tampak menawan, disertai banyak bangunan perumahan penduduk, hotel berjajar rapi dan obyek-obyek wisata yang datar nan menjulang. Demikian, bagi keluarga yang membawa anak-anak, di Alun-alun juga disediakan beberapa Playground anak yang bisa dinikmati secara gratis. Misalnya, ayunan, lorong-lorong menyembul laksana Goa yang dinaiki anak kemudian membiarkan diri badannya meluncur ke bawah, gugusan air mancur dari dasar tanah. Replika sayuran juga mengemuka disana, diantaranya kubis, apel, kemasan susu segar pasterius. Bahkan bagi anak yang menyukai dunia binatang seperti kelinci, singa, sapi perah, gajah juga tersedia di sana meski itu berbentuk replika dari semen maupun dari foam, malah di malam hari replika para binatang itu tampak menyala terang dengan lampion. Sehingga, bila para tamu akan mengabadikan diri dengan kamera, pasti akan nampak indah dan elegan. “Disamping tanaman Apel dan sayur-sayuran, sapi perah ini merupakan replika dari daerah Batu yang masyarakatnya adalah penghasil susu sapi perah yang cukup signifikan, terutama di berbagai daerah pinggiran Kota Wisata Batu ini,” ungkap Dra. Mistin MPd, Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu.Areal seluas sekitar 1 hektar itu tak hanya bersih dan indah, namun modern. Terbukti, bagi yang ingin menikmati acara-acara musik live di sana terdapat media Televisi besar 40” pada pintu masuk sebelah timur yang mengetengahkan acara-acara live musik, pertandingan Sepakbola, MotoGP, Formula dan sebagainya. Begitu pun bagi para pengunjung yang ingin Online dapat bersantai mengoperasikan Laptop berWifi di tempat duduk yang banyak sekali di tengah area Alun-alun. Satu lagi, bagi pecinta seni dan kreator, alun-alun dapat dijadikan tempat menumbuhkan berjuta inspirasi untuk menghasilkan karya-karya spektakuler. Apalagi, bila berkarya kreatif yang dapat mengembangkan Kota Wisata Batu dan kesejahteraan masyarakatnya, maka tentu karya itu akan mendapatkanreward dari pemerintah secara signifikan.Satu lagi, guna melayani para pengunjung dalam menikmati Alun-alun dan suasana Kota Wisata Batu, juga disediakan Gedung berbentuk Apel untuk sarana toilet umum yang cukup bersih. Bahkan, Pemkot melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Wisata Batu menyediakan layanan informasi pariwisata secara umum di Gedung Strawberry yang terletak di ujung paling barat Alun-alun ini. Maka itu, tak perlu berdebat, semestinya kita terus membuktikan untuk mendatangi dan menikmati sebuah “Jantung Kota” yang penuh pesona dari daerah sentra wisata di Jawa Timur ini
6. Pemandian Air Panas cangar 


Pemandian Air Panas Cangar merupakan sebuah pemandian air panas alami yang terkenal di daerah Malang Raya. Setiap harinya Pemandian Air Panas Cangar tidak sepi sepi nya didatangi oleh wisatawan Domestik maupun Mancanegara. Cangar sendiri merupakan sebuah nama dusun sekaligus pemandian air panas yang terletak di kelurahan Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu.
Para Wisatawan yang datang akan benar-benar dibuat kerasan berlama-lama berada di kolam wisata Pemandian Air Panas Cangar ini . Wisatawan bisa berendam hingga berjam-jam di kolam air hangat dengan pemandangan hutan dan kicauan burung yang semakin membuat suasana disekitar Anda terasa nyaman dan berkesan. Untuk tiket masuknya sendiri dikenakan biaya sekitar Rp. 6000/orang, itupun berlaku untuk weekend dan hari biasa.Hanya dengan berbekal tiket yang tidak merogok kantong Anda, Anda sudah dapat menikmati semua potensi wisata di kawasan ini. Terutama Pemandian Air Panas Cangar nya sendiri yang terkenal dapat berkasiat untuk kulit tubuh, selain itu terdapat wisata alam serta wisata peninggalan sejarah bagi para Wisatawan yang tidak ingin berendam. Selama berada di kawasan Cangar Batu, Anda tidak perlu kaget ketika aneka satwa hutan seperti monyet, lutung, serta beraneka macam burung yang hidup bebas di sekitar. Aksi para monyet yang berada di sekitar Anda justru menjadi hiburan pelengkap berwisata Anda selama berada di Pemandian Air Panas Cangar.





Sabtu, 22 Desember 2012

Sumenep

1. Pantai Slopeng

Pantai Slopeng adalah pantai dengan hamparan gunung pasir putih yang mengelilingi sisi pantai sepanjang hampir 6 km. Bila anda suka memancing ikan di laut, maka kawasan pantai ini sangat cocok untuk mancing ria karena areal lautnya kaya akan beragam jenis ikan, jenis ikan tongkol juga ada. pantai Slopeng terletak di kawasan kurang lebih 21 km arah utara Kota Sumenep,Jawa Timur.Air pantainya jernih dan pasirnya putih yang menghampar luas dihiasi pohon kelapa dan siwalan di pinggir pantai menjadikan pemandangan yang indah di mata

2. Pantai Lombang


Objek Wisata Pantai Lombang adalah pantai dengan hamparan pasir putih dan gugusan tanaman cemara udang yang tumbuh di areal tepi dan sekitar pantai. Suasananya sangat teduh dan indah sekali. pantai Lombang adalah satu-satunya pantai di Indonesia yang ditumbuhi pohon cemara udang.
Pantai Lombang ini berada ± 30 Km dari Kota Sumenep,Jawa Timur ke arah Utara.

Probolingoo


Kabupaten Probolinggo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini dikelilingi oleh Gunung Semeru, Gunung Argopuro, dan Pegunungan Tengger.

Kabupaten Probolinggo memiliki luas sekitar 1.696,166 Km persegi, tepatnya pada 112° 51' - 113° 30' Bujur Timur dan 7° 40' - 8° 10' Lintang Selatan, berada pada ketinggian 0 - 2500 m dpl.

Batas wilayah Kabupaten Probolinggo sebelah Utara Selat Madura,sebelah Selatan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Barat Kabupaten Pasuruan Timur Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Jember

berikut beberapa Objek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo:

1. Madakaripura


Madakaripura adalah suatu tempat kunjungan wisata sakral berupa deretan Air Terjun yang sentralnya mencapai ketinggian sekitar 200 meter dari dasar jeram. Air yang jatuh itu melayang-layang sambil bercanda , berhamburan menari-nari kesana kemari, meluncur turun saling mendahului, kemudian jatuh ke dasar jeram menimbulkan irama yang gemuruh.Kadang disela oleh debam dahsyat yamh gemanya menggetarkan relung sempit berdiameter tak kurang dari 25 meter itu, hingga terdengar menggelegar. Menyusul hempasan angin yang menderu-deru, mengibaskan butiran air yang lembut, menyambut mereka yang datang. Semburan air yang berhamburan itu membiaskan warna warni indah disorot sinar surya bagai Mata Dewa, menciptakan bianglala. Keperkasaan yang dahsyat di Madakaripura dipilih oleh Gajah Mada sebagai tempat bertapa untuk memperoleh kesentosaan hingga ia menjadi sakti mandraguna. Setelah membuktikan Sumpah Palapa dan berhasil mempersatukan seluruh Nusantara, ditempat ini pula ia menghabiskan sisa usianya, mempersiapkan diri untuk Muksha menuju ke Nirwana. Ternyata Mada Kari Pura memang berarti “tempat tinggal terakhir” Gajah Mada. Manakala kita merindukan kebesaran jasa Gajah Mada, dan ingin menghayati kehebatannya, kita bisa datang kesana untuk menunggu munculnya bianglala. Sukmanya akan turun meniti tangga berwarna, bersiram air suci “Tirta Sewana”. Banyak orang percaya bahwa “Tirta Sewana” berkhasiat memberikan kesembuhan dan membuat awet muda. Lokasi Madakaripura berada 620 meter diatas permukaan air laut dan terletak di kawasan tengger tidak jauh dari Bromo tepatnya di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, agaknya alam menempatkan Madakaripura sebagai pelengkap Bromo. Kepayahan dan kepenatan sehabis medaki puncak Bromo, akan sirna dengan mandi Air Suci Tirta Sewana untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke obyek-obyek wisata lainnya dikawasan Probolinggo.

2. Gili Ketapang


Gili Ketapang adalah nama sebuah pulau yang terletak di lepas pantai utara Probolinggo. Kondisi pulau ini masih perawan dan pemandangan alam disekitar pulau ini sangat indah. Disebelah timur dan selatan pesisir pulau banyak betebaran pasir putih, demikian pula lautnya bebas dari pencemaran dan nampak kebiru-biruan, jika tidak lagi musim angin lautnya tenang, pengunjung bisa berenang bebas sambil melihat dasar laut yang ditumbuhi bunga-bunga karang yang indah berwarna-warni. Pulau Gili Ketapang hanya berjarak 5 Mil dari Pelabuhan Ujung Tembaga, perjalanan menuju pulau ini sekitar 30 menit dengan naik perahu motor. Luas pulaunya sekitar 68 hektar dengan jumlah penduduk 7.600 jiwa, sebagian besar adalah suku Madura dan hamper 90 persen terdiri dari para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil penangkapan hidupnya dari hasil penangkapan ikan di laut. Disamping keindahan alamnya, di pulau ini juga terdapat Goa Kucing yang dikeramatkan. Konon tempat ini merupakan petilasan Syech Ishaq seorang penyebar agama Islam dalam perjalanannya dari Gresik menuju Blambangan, Banyuwangi. Pada waktu itu terdapat puluhan ribu ekor kucing dan juga terdapat kucing yang kepalanya bertuliskan bahasa Arab. Ketika tokoh penyebar Agama Islam tersebut meninggalkan pulau ini, kucing-kucing tersebut ditinggalkan begitu saja sehingga hilang tak tentu arah. Tetapi anehnya setiap malam Jum’at Legi suara “meong” kucing-kucing itu terdengar bergantian disela-sela goa yang gelap gulita dan jika suara tadi dikejar, hilang tak terdengar lagi, sedang kucingnya tidak juga tampak. Hingga kini, banyak orang mengharapkan berkah dari Goa Kucing tersebut, terutama pada malam Jum’at Legi. Keunikan lain adalah kepercayaan masyarakat setempat tentang asal usul nama “Gili Ketapang”, bahwa pulau ini memiliki tenaga gaib yang dapat bergerak lamban di tengah laut. Semula pulau ini menjadi satu dengan daratan Desa Ketapang, ketika Gunung Semeru meletus, terjadilah gempa bumi yang dahsyat sehingga sebagian daratan Desa Ketapang terpisah ke tengah laut sekitar 5 Mil dari Kota Probolinggo Sebagian daratan itu menjadi sebuah pulau yang bergerak. Oleh sebab itu masyarakat setempat menyebut pulau tersebut dengan nama “Gili Ketapang” yang berasal dari Bahasa Madura yang artinya “mengalir” sedangkan “Ketapang” adalah nama asal desanya.

3. Pantai bentar




Bentar Indah adalah obyek wisata Pantai yang terletak di tepi jalan raya Surabaya –Banyuwangi, termasuk wilayah Kecamatan Gending yang jaraknya 7 kilometer dari Kota Probolinggo, kearah timur. Obyek wisata ini sangat potensial mengingat lokasinya merupakan lintasan wisata dari Bali – Surabaya- Yogyakarta – Jakarta dan sebaliknya.

Fasilitas di kawasan Pantai Bentar Indah yang semakin lengkap 


Karena letaknya yang sangat strategis, Bentar Indah dapat dikembangkan menjadi semacam resort yang akan tetap menjadi ideal untuk dijadikan obyek wisata penunjang. Rencana pengembangan disekitar obyek wisata pantai ini akan didirikan Hotel Terapung dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya berupa water sport, sea aquarium, play ground, swimming poll, manggroves forest, fish pond dan sarana pendukung lainnya. Terlebih lagi kalau kita lihat sepanjang perjalanan dari Surabaya menuju Denpasar Bali hanya ada satu tempat rekreasi pantai yang digunakan sebagai stop over wisatawan, yaitu pantai Pasir Putih (Situbondo). Dengan demikian pengembangan Bentar Indah diwaktu mendatang sangat cerah, khususnya bagi pengusaha-pengusaha restorant dan perhotelan. 
Kondisi Bentar Indah sekarang letaknya tepat ditikungan jalan raya, dimana diseberang jalan terdapat bukit. Apabila para wisatawan berhasil menaiki bukit, akan tampak lokasi Bentar Indah berada dibibir pantai dengan latar belakang pemandangan laut yang sangat indah. Disebelah timur dari lokasi wisata terdapat hutan bakau yang akan diperluas untuk dibuat beberapa tambak tradisional yang akan ditebari bibit ikan laut maupun udang. Siapapun yang ingin memancing, bisa melakukannya dengan membayar sebagai ganti dana pemeliharaan tambak. Apabila beberapa fasilitas dan sarana penunjang tersebut sudah diwujudkan, maka perjalanan dari Probolinggo menuju Pulau Gili Ketapang tidak melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga, tetapi dialihkan ke Pantai Bentar Indah. 





4. Candi Jabung



Candi Jabung Salah satu peninggalan sejarah dan purbakala di Probolinggo ialah Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton.
Dalam kitab Negarakertagama, pupuhXXXI diuraikan pada saat raja Hayam Wuruk mengadakan perjalanan di daerah timur (tahun 1359) telah sampai di Kalayu berhenti untuk mengadakan upacara persembahan (nyekar = yakni upacara penaburan bunga). Kalayu adalah nama desa perdikan kasogatan, tempat candi makam sanak kandang Baginda Raja. Penyekaran di makam dilakukan sangat hormat “memegat sigi” nama penyekaran itu. Setelah selesai penyekaran, perjalanan diteruskan mengunjungi desa-desa di sekitarnya dan bermalambeberapa malam. Kalayu ditinggalkan dan perjalanan menuju ke Kutugan melalui Kebun Agung sampai Kambangrawi dan bermalam.Tanah anugrah Sri Nata kepada Tumenggung Nala, candinya Budha menjulang tinggi sangat elok bentuknya. Paginya Baginda dan rombongan meneruskan perjalanan ke Kalses, B’rurang, Patunjungan, terus langsung melintasi Patentanan, Tarbu dan Lesan sampai di Pajarakan. Di samping itu dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa di desa Sajabung terdapat bangunan suci yang diberi gelar abhiseka: Barajinaparamitapura. Bila diperhatikan dari urutan perjalanan dan nama-nama desa yang dilalui dan disinggahi maka bangunan suci tersebut kiranya dapat disamakan dengan Candi Jabung sekarang dan bersifat agama Budha.Candi Jabung dibuat dari bahan batu merah dengan ukuran, panjang = 3,11 m, lebar = 9,58 m dan tinggi = 15,58 m. Pada saat sebelum diadakan pemugaran candi berdiri pada sebidang tanah yang berukuran 35 x 40 m dan sekarang telah mendapatkan perluasan tambahan tanah hasil pengadaan seluas 20.042 m2. Candi Jabung terletak pada ketinggian 8 m diatas permukaan air laut. Berdasarkan letak pintu bilik candi terletak disebelah barat, maka Candi Jabung tersebut menghadap ke barat. Pada sisi barat masih terlihat bagian yang menjorok ke depan merupakan bekas susunan tangga naik memasuki candi.

Pada bangunan candi umumnya terdiri dari bagian soubasement, bagian kaki candi, tubuh candid an atap candi, demikian juga halnya yang terdapat pada Candi Jabung. Ditinjau dari sudut arsitektur Candi Jabung sangat menarik, karena bagian tubuhnya berbentuk bulat (silinder) yang berdiri diatas bagian kaki candi yang bertingkat tiga berbentuk persegi. Sedangkan bagian atapnya berbentuk stupa. Uraian singkat bagian demi bagian sebagai berikut :

1. Bagian Soubasement

Bagian soubasement Candi Jabung berukuran 13,11 m, lebar 9,8 m. Diatas bagian soubasement / dasar candi terdapat selasar keliling yang sempit dan terdapat beberapa panil relief yang belum diketahui secara pasti jalan ceritanya. Pada relief tersebut menggambarkan kehidupan sehari-hari, antara lain :

(a). Seorang pertapa memakai surban berhadapan dengan muridnya, (b). Dua orang lelaki yang sedang berada dekat sumur, salah seorang sedang memegang tali rimba, (c). Diantara panil-panil tersebut terdapat bidang panil yang berbentuk bulan menonjol semacam medalion. Sayang sekali relief yang terdapat dalam medalion tersebut sudah aus, sehingga sulit untuk diketahui, (d). Terdapat pula relief / pahatan singa yang sedang berhadapan muka dengan singa yang lain dan ekornya masing-masing melengkung keatas menyerupai sulur daun. Disamping saling berhadapan singa tersebut juga saling bertolak belakang.

2. Bagian Kaki Candi

Pada dasarnya bentuk fondasinya segi empat, hanya di bagian barat atau sisi depan terdapat bagian yang menjorok ke luar sebagian fondasi atau bagian konstruksi yang mendukung tangga naik. Keadaan sebelum dipugar di sisi sebelah timur atau belakang terdapat lubang akibat tangan jahil manusia untuk mencari harta karun yang diperkirakan disimpan di bagian tengah bawah candi.

Dari lubang tersebut kita dapat mengetahui bahwa di bagian bawah tengah Candi Jabung terdapat sebuah bilik berbentuk segi empat dengan ukuran 130 x 130 cm tanpa terdapat pintu untuk memasukinya. Selama pemugaran berlangsung lubang sisi timur telah ditutup kembali sesuai dengan keadaan semula.

Bagian kaki Candi dibagi menjadi 2 (dua) kaki candi, dengan keadaan sebagai berikut :

a. Bagian kaki candi tingkat pertama.Bagian kaki candi pertama dimulai dari lis di atas fondasi berbentuk agief dengan hiasan daun padma, kemudian lis datar dengan ketinggian lebih kurang 60 cm. Diatas lis-lis tersebut terdapat bidang panil yang terdiri dari 36 lapis batu merah atau setinggi 2 m. Pada bidang panil dipahatkan motif medalion, bidang tegak dan ornamen daun-daunan yang kesemuanya sudah tidak begitu jelas karena aus. Pada bidang tegaknya umumnya dipahatkan lukisan manusia, binatang dan pohon-pohonan.

b. Bagian candi tingkat kedua
Bagian kaki candi tingkat kedua bentuknya hampir sama dengan bagian kaki tingkat pertama, yakni dimulai hiasan daun padma dan lis datar. Di beberapa bagian terdapat bidang vertical selebar 50 cm berisi ukuran kala dan ornamen daun-daunan.

3. Bagian Tubuh Candi

Sebelum sampai ke bagian tubuh candi masih terdapat bagian yang dinamakan bagian duduk tubuh. Bagian duduk tubuh dimulai setelah bagian kaki candi tingkat kedua. Pada bagian tubuh mulai tampak peralihan bentuk dari bagian kaki candi yang persegi menuju kebagian tubuh candi yang bulat (silinder). Pada penampilan ketiga sisinya (utara, timur dan selatan) masih tampak jelas bentuk persegi, tetapi pada bagian sudut-sudutnya sudah berbentuk bulat. Pada bagian bulat di tengah-tengahnya dipahatkan ragam hias kala dan sulur gelang di kanan-kirinya, tetapi bentuk kala dari ketiga sudut tersebut bentuknya berbeda-beda, demikian juga halnya ragam hias sulur bervariasi. Pada bagian penampil yang menjorok keluar terdapat bidang-bidang panil berbentuk mendatar dan tegak. Bidang panil tegak terdapat pada sudut-sudut dan tengah, sedangkan bidang panil mendatar terletak diantara bidang panil tegak. Pada panil-panil di bagian duduk tubuh terdapat relief manusia, rumah dan pohon-pohonan. Sebagian relief sudah tidak karena aus.

Setelah bagian duduk tubuh candi kemudian diteruskan dengan bagian tubuh candi yang berbentuk bulat (silinder). Sampai sekarang bagian tubuh candi masih kelihatan kuat / cukup stabil dan dihiasi relief dan ukiran yang sangat indah serta halus pahatannya. Di tengah-tengah bagian tubuh candi terdapat ban melingkar seperti ikat pinggang selebar 14 lapis batu merah. Pada tiap-tiap penampil sisi utara, timur dan selatan terdapat bagian yang menjorok keluar berbetuk pintu semu. Diatas pintu semu dipahatkan bentuk kala yang diukir secara halus dan meriah. Dibagian bawah dari ambang pintu berbentuk segi empat lebih menonjol keluar yang ditengahnya dipahatkan kepala naga dan bila dirangkaikan disebut “kala naga”.

Pada penampilan sisi barat lebih menonjol bilamana dibandingkan dengan penampil sisi-sisi lainnya. Hal ini dikarenakan oleh adanya tangga naik / masuk menuju ke bilik candi yang dihubungkan dengan pintu masuk. Pada kaki ambang pintu terdapat dua lis yang terletak disebelah kanan dan kiri. Maka bagian atas bingkai pintu masuk terdapat balok batu kali berwarna hitam dengan hiasan pahatn motif aroset yang ditengah-tengahnya dipahatkan tulisan angka tahun Caka 1354 atau tahun 1354 Masehi. Angka tahun ini dapat dipakai sebagai bukti masa pembangunan Candi Jabung. Diatas batu kali tersebut dahulunya terdapat bentuk kala seperti terdapat pada penampilan sisi-sisi yang lain, namun sekarang sudah tidak dapat dilihat karena rusak dimakan jaman.

Pada bagian tengah tubuh candi, melalui pintu tersebut dapat melihat bilik candi. Bilik candi berukuran 2,60 x 2,58 meter dan tingginya 5,52 meter yang dibagian atasnya terdapat batu penutup cungkup yang berukir. Di dalam bilik candi terdapat altar yang menempel pada dinding sebelah utara, timur dan selatan. Pada dinding sebelah timur terdapat tanda kerusakan, sehingga hal ini memberikan petunjuk kemungkinan semula di tempat itu diletakkan arca pemujaan.

4. Bagian Atap Candi

Sebagian dari bagian atap candi sudah hilang. Dari sisa-sisa bagian atap candi kemungkinan besar puncaknya berbentuk stupa. Sekarang yang dapat kita lihat beberapa tingkat bingkai saja, terdiri dari lis-lis datar dan deretan bingkai-bingkai tegak, bertingkat-tingkat. Bagaimana bentuk dan beberapa tingginya atap belum diketahui, karena sebagian besar dan stupa atau puncak candi sudah hilang.

Disamping candi induk, masih terdapat sebuah candi yang disebut Candi Menara Sudut (Candi Sudut), karena memang letaknya disudut bagian pagar. Candi Menara Sudut terbuat dari batu merah sejenis dengan bahan yang dipakai pada Candi Induk. Bangunan candi menara sudut berukuran tiap-tiap sisi 2,55 meter dan ketinggian sekitar 6 meter. Pada sisi dinding timur dan utara terdapat bekas susunan tembok membujur ke timur dan ke utara, sedangkan di sisi barat dan selatan tidak terdapat tanda-tanda bekas tembok (polos, asli). Dengan data tersebut kemungkinan dahulu dikelilingi oleh pagar tembok dan candi menara sudut tersebut merupakan bangunan sudut pagar.



Kamis, 20 Desember 2012

Malang



Malang merupakan sebuah kota yang berada di wilayah jawa timur,terletak di selatan Kota Jawa Timur yang berjarak kurang lebih 90 km,merupakan sebuah kota yang terletak di dataran tinggi,serta dikelilingi oleh wilayah kabupaten Malang.kota ini sering dijuluki sebagai sebuah kota pelajar,dan memiliki tugu seperti pada gambar diatas sebagai icon dari kota malang tersebut. walaupun malang dikenal sebagai kota pelajar,namun malang juga memiliki destinasi pariwisata yang cukup berpotensi,saya akan mencoba menjelaskan beberapa potensi wisata yang cukup menarik dikota ini
1.Tlogomas

Tlogomas merupakan sebuah Salah satu tempat rekreasi keluarga yang bisa menjadi jujugan untuk wisata kota. Taman rekreasi tersebut didirikan pada tahun 1989. Memang bukan yang pertama di Malang sebab masih ada TR Sengkaling. Namun untuk wilayah kota Malang, TR Tlogomaslah yang paling tua.
TR Tlogomas berlokasi di Jalan Baiduri Pandan Malang. Cukup mudah mencapai tempat tersebut, hanya sekitar 7 km dari pusat kota. Letaknya pun strategis. Dekat dengan terminal Landungsari yang menghubungkan Malang dengan kota Batu, TR Sengkaling bisa dicapai hanya dengan naik kendaraan umum.
Jika wisatawan datang dari arah kota Batu, bisa memilih untuk naik angkutan umum, LG, GL, AL, ADL adalah beberapa angkutan yang melewati TR Tlogomas. Atau jika ingin sedikit berolahraga bisa dengan berjalan kaki kira-kira 4 km ke arah timur dari arah terminal. Untuk wisatawan yang datang dari arah pusat kota pun tak jauh berbeda, dengan memilih jalur angkutan LG, GL, AL, atau ADL, wisatawan bisa sampai ketempat tersebut hanya dengan membayar Rp 2.500.Memasuki gerbang TR Tlogomas, suasana asri sangat terasa. Pohon-pohon beringin menutupi hampir seluruh area parkir sehingga meskipun matahari sedang bersinar sangat terik suasana teduh dan sejuk mendominasi tempat tersebut. Untuk masuk ke TR Tlogomas, pengunjung cukup membayar Rp 12.000 per orang. Jam operasionalnya mulai pukul 06.00 hingga pukul 17.00. Jika bisa datang pda saat hari kerja, maka anda termasuk orang yang beruntung, sebab anda bisa menggunakan kolam renang layaknya kolam renang pribadi.Tapi jika, datang pada saat weekend, dijamin anda hanya akan bisa berendam tanpa mampu bergerak kemana-mana karena ramainya. Belum lagi suara anak-anak kecil yang memang mendominasi kolam renang.Ada tiga kolam yang disediakan, dua untuk anak-anak dan satu untuk dewasa, masing-masing 40 cm, 60 cm, dan 3.5 m. di dua kolam renang anak-anak itulah keriuhan suasana terjadi, saat anak-anak bersama ibu mereka ikut masuk ke dalam kolam.
Dijamin meskipun hanya duduk-duduk di pasti akan merasa senang mendapat hiburan pemandangan ibu-ibu yang sedang kerepotan mengasuh putra-putrinya. Jika melayangkan pandangan ke kolam dewasa maka yang nampak adalah pemandangan segar. Di kolam renang dewasa, saat hari biasa didominasi oleh para mahasiswa. Memang, TR Tlogomas selain denkat dengan pusat kota, juga dekat dengan beberapa instansi pendidikan seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA), ITP, Universitas Tribuwana, hingga MAN 1 Malang.
Namun masa kejayaan dari kawasan wisata ini hanya bertahan di era 90an,hal ini disebabkan karena mulai tergesernya kawasan ini dengan kawasan wisata lain yang mengemas produk yang hampir sama dengan kawasan wisata tlogomas ini,contohnya saja seperti taman rekreasi sengkaling,kemudian selecta. Disamping itu hal yang membuat beberapa pengunjung mulai meninggalkan kawasan wisata ini karena Wahana-wahana yang ada di TR Tlogomas ini memang terkesan kurang terawat, banyaknya rimbunan pohon mengakibatkan sampah daun yang berlebihan,sebenarnya jika kawasan ini bisa dirawat dengan lebih baik,serta dapat mengeluarkan tentu dapat bersaing dengan kawasan wisata lainnya.
2.Air terjun Coban rondo


Air Terjun Coban Rondo juga merupakan salah satu obyek wana wisata yang dimiliki di Kabupaten Malang. Terletak ± 12 km dari Kota Batu, atau tepatnya di Desa Pandansari Kec. Pujon. Kawasan Wana Wisata Air Terjun Coban Rondo adalah kawasan wana wisata yang paling mudah ditempuh. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi obyek wana wisata ini
Air terjun Cobanrondo memiliki ketinggian 84 meter, berada pada ketinggian 1135 meter dari permukaan air laut, tepatnya didesa Pandesari Kecamatan Pujon, kabupaten malang. Air yang mengalir berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Objek wisata ini pertamakali dibangun pada tahun 1980 dan merupakan bagian dari wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH), Perum Perhutani Malang. Dari data statistik yang ada, air terjun Cobanrondo memiliki debit air 150 liter/detik, sedangkan pada musim kemarau hanya 90 liter/detik. Selain untuk tujuan wisata, air terjun Cobanrondo juga digunakan untuk pengelolaan air minum melalui PDAM untuk masayrakat Kecamatan PujonSelain wisata air terjun, wana wisata coban rondo juga sering dijadikan sebagai tempat berkemah. Pada musim ospek maka bumi perkemahan di coban rondo ini sering penuh
3. Air Terjun Coban Pelangi


Air terjun Coban Pelangi merupakan sebuah air terjun yang indah, yang terletak sekitar 32 km ke Timur Malang. Memiliki air alami, dingin, dan bersih yang memberikan kesan damai. air terjun ini dapat dicapai dalam perjalanan ke Gunung Bromo melalui kota Malang. Air terjun coban pelangi dapat ditempuh dari kota Malang jawa timur sekitar 2 jam perjalanan ke desa Tumpang dengan naik mikrolet.Sampai di Tumpang perjalanan bisa dilanjutkan dengan menumpang truk sayur yang menuju desa Ngadas atau ke Ranupane. Bisa juga anda menyewa toyota hardtop yang banyak mankal di terminal Tumpang. Perjalan sekitar 40 menit melewati perbukitan serta perkebunan apel dan ketika memasuki hutan ,Anda akan disajikan pemandangan indah jurang dikanan maupun kiri anda , Sampai di gerbang utama Air terjun coban pelangi,kita bisa langsung berjalan menyusuri jalan setapak menuju air terjun sekitar 3 KM. Perjalanan lumanyan mengasikan karena naik turun ,sampai di sebuah pos peristrirahatan disebuah bukit pemandangan sangat indahCari resort pegunungan yang indah, panorama yang indah, melihat buah apel yang mengesankan dan 5 sayuran. Situs Air jatuh di desa bernama Gubuk Klakah, satu milik Poncokusumo.Para pengunjung akan menikmati udara segar, pemandangan alam, dan tentu saja air terjun indah. Kunjungi terjun Coban Pelangi di Kabupaten Malang
4.Air Terjun Coban Talun


Air Terjun Coban Talun - Di Kota Wisata Batu sumber air sangat melimpah, ratusan sumber air tersebar di cekungan-cekungan lembah. Sumber air alami yang mengalir di pegunungan menjadi sungai yang bersih dan berkilauan. Salah satunya adalah Air Terjun Coban Talun yang terletak di desa Tulungrejo, kecamatan Bumiaji, Kota Wisata Batu.Air terjun ini akan lebih eksotis jika dilihat pada jarak yang cukup dekat dengan lokasi jatuhnya air dengan ketinggian sekitar 75 meter tersebut. Gemuruh suara benturan air dengan batu cadas di bawahnya menambah sensasi semburan air terjun yang terasa seakan mengguyur sekujur tubuh. Pemandangan di sekitar lokasi air terjun akan bertambah elok karena selain bisa menikmati gemuruh deburan air terjun, anda juga bisa menyaksikan banyak pelangi. Pemandangan pelangi aneka warna itu akan bisa disaksikan di setiap sudut lokasi air terjun.Untuk mencapai kawasan ini memang tidak mudah. Selain dituntut kehati-hatian, juga diperlukan tenaga ekstra. Pengunjung harus melewati aliran sungai dan menembus perbukitan yang tajam dan berkelok. Jalan setapak menuju lokasi amat sempit, licin dan curam. Sementara, di kiri kanan jalan setapak sepanjang 2km itu dikelilingi jurang. Namun begitu anda tiba di lokasi air terjun, rasa lelah akan segera berganti dengan rasa lega, senang, dan kagum akan keindahan pemandangan alam Coban Talun
5. Pantai Balekambang


Pantai Balekambang memiliki tiga pulau dengan jarak sekitar seratus meter masing-masing, dua di antaranya telah terhubung dengan satu meter lebar jembatan ke Pantai Balekambang,Pantai Balekambang menawarkan suasana yang berbeda dari pantai di bagian Selatan Malang. Salah satu dari tiga pulau yang disebut pulau Ismoyo memiliki candi Hindu, yang didirikan oleh Masyarakat Hindu lokal.
Setiap tahun, ritual dan upacara adat Jalanidhipuja (upacara Hindu) dan Suran (Upacara Tahun Baru Jawa) diadakan di sini setiap tahun. Tempat parkir, warung, penginapan, toko suvenir, dan fasilitas lain pariwisata telah disediakan untuk para pengunjung.Pantai Balekambang merupakan Pantai yang indah dan terletak di desa Srigonco, kecamatan Bantur,Malang,Jawa Timur, sekitar 57 km di selatan dari Malang dan mudah dicapai dengan transportasi umum.
Kunjungi Wisata Pantai Balekambang dan nikmatilah gelombang ombak yang besar dan sangat menyenangkan dengan angin laut yang nyiur melambai Melihat matahari terbenam dan matahari terbit dipantai Balekambang ini dan melakukan beberapa kegiatan pantai, seperti; berenang, mandi matahari, memancing Wisata di Malang Surga Dunia
6. Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru terletak di desa Sumber Agung, kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang. Pantai Sendang Biru yang berjarak sekitar 69 km dari Kota Malang ini memiliki ombak laut yang tenang karena terhalang oleh Pulau Sempu. Disamping tempat rekreasi wisata laut yaitu memancing, berenang dan menyelam, Pantai Sendang Biru merupakan tempat pendaratan nelayan . Di tempat tersebut tersedia pelelangan ikan milik dinas perikanan. Fasilitas yang tersedia disana adalah penginapan, pusat informasi, tempat parkir, MCK, musholla, kios cinderamata dan kedai makanan, dengan hidangan khas masakan ikan laut segar,selain itu di pantai ini terdapat sebuah pulau,pulau tersebut bernama pulau sempu,jika wisatawan ingin menyebrang ke pulau tersebut dapat menggunakan perahu nelayan dengan menyewanya,ditengah tengah dari pulau sempu ini terdapat sebuah laguna yang bernama segara anakan,yang memiliki pemandangan yang sangat indah,namun untuk mencapi segara anakan ini hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki dengan waktu kurang lebih 1 jam,oleh karena itu perlu perlengkapan yang cukup serta stamina yang cukup,jangan sampai lupa membawa bekal karena disana tidak akan ditemukan penjual penjual makanan,wisatawan yang datang ke segara anakan ini biasanya untuk camping.
7. Kebun teh Wonosari




Kebun teh Wonosari yang berada di desa Toyomarto kecamatan Singosari, kabupaten Malang telah dibuka sejak tahun 1875 oleh NV. Cultuur Maatschappy. Pada awalnya ditanami teh dan kina selama 32 tahun. Namun ketika Jepang menguasai Indonesia pada tahun 1942-1945, sebagian teh diganti tanaman pangan. Pada tahun 1950 yang ditandai pada masa nasionalisasi, maka perusahaan milik penjajah diambil alih oleh pemerintah. Sehingga tanaman kina secara keseluruhan diganti dengan tanaman teh. Kemudian pada tahun 1996 resmi dikelola oleh PTP Nusantara XII (Persero) kantor pusat di Jl. Rajawali no. 44 Surabaya.
Adapun luas kebun the Wonosari 1.144,31 Ha yang terbagi menjadi 3 kebun, yakni adf. Wonosari 370,31 Ha di Desa Toyomarto, afd. Gebug Lor 344,11 Ha di desa Wonorejo kecamatan Lawang, afd. R.Agung 429,89 Ha di desa Ambal-ambal kecamatan Kejayan. Luas budidaya tanaman pokok teh 628,86 Ha dengan produksi teh sebanyak 1000 ton/th dan produksi harian 3000 kg. Produk teh Wonosari kurang lebih 90% di ekspor ke mancanegara, sedangkan 10% dijual di dalam negeri.Pabrik teh Wonosari memiliki tugas untuk mengolah teh melalui 5 tahap, proses penerimaan pucuk teh; proses pelayuan; proses penggilingan; fermentasi ; pengeringan; sortasi; pengepakan dan pengiriman.Wisata agro Wonosari berada pada ketinggian 950-1.250 meter dpl. Sedangkan jarak tempuh dari kota Lawang 6 km, jarak 30 km dari kota Malang dan 80 km dari kota Surabaya. Daerah wisata tersebut menyediakan berbagai fasilitas rekreasi, olahraga dan penginapan. Hal tersebut meliputi taman bermain, kolam renang, kereta mini, kebun binatang mini, lahan perkemahan, hiburan musik electone dan band, kesenian daerah, depot rolas dan catering, wartel, rumah bunga, swalayan, aula Santoon dan Java Cocoa, tea walk, out bond, berkuda, kunjungan pabrik dan tour kebun, jalur sepeda sehat, lapangan sepak bola, lapangan volley dan lapangan tenis.
8. Alun Alun kota malang


Alun-alun merupakan cerminan identitas suatu kota, sehingga tidak segan-segan pemerintah daerah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk mempercantik wajah alun-alun sedemikian rupa agar kelihatan indah dan mampu menarik pengunjung. Sehingga tidak jarang pemerintah daerah menjadikan alun-alun sebagai icon kota atau daerah yang patut dibanggakan. Simbol daerah bisanya juga dipasang disana, Kota Batu misalnya menampilkan monument buah apel sebagai simbol kota begitu juga dengan kota-kota lainnya termasuk kota Malang.Penataan alun-alun bisa dikatakan mempunyai konsep yang hampir sama. Air mancur adalah bagian yang utama yang tidak bisa dihilangkan dari bagian alun-alun, disamping penataan taman dan fasilitas lainnya sebagai penunjang. Di Kota Malang memiliki dua alun-alun yaitu alun-alun jami’ (terletak didepan Masjid jami’ Malang) dan Alun-alun bunder yang berada di depan balai Kota Malang. Tetapi umumnya yang menjadi persinggahan wisata adalah alun-alun Jami’ meskipun tidak sedikit juga yang berkunjung ke alun-alun Bunder. Bersama keluarga atau rombongan pengunjung dari luar kota memanfaatkan alun-alun sebagai tempat persinggahan sekaligus melepas rasa penat setelah seharian berkeliling ke tempat


9.Pantai Ngliyep



Pantai Ngliyep  terletak di sebelah selatan kabupaten malang atau di desa Kedungsalam, kecamatan Donomulyo,Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pantai Ngliyep adalah pantai berbatu dengan pemadangan hutan tropis hijau yang mengagumkan, di pantai ini terdapat hutan tropis yang akan membuat liburan anda menjadi lebih menyenangkan, fasilitas yang disediakan juga lengkap meliputi penginapan, warung, souvenir dan masih banyak lagi. Pantai ini memiliki terbing curam yang alami, akan lebih marak jika deburan ombak menerjang tebing-tebing di sisi pantai, akan memberikan pesona keindahan wisata yang alami. Ombak yang terlalu besar membuat pantai ini tidak dapat digunakan untuk berneang, tetapi masih banyak aktivitas wisata yang bisa anda lakukan.Waktu yang tepat untuk berkunjung ke pantai ini adlah ketika ritual labuhan dilakukan, Pantai Ngliyep selalu digelar cara ritual yang dikenal dengan Upacara Labuhan yang digelar setiap tanggal 14 Maulud dengan kepala hewan ternak (kambing/sapi) dikorbankan kedalam laut sebagai sesaji oleh penduduk. Jika anda ingin menyaksikan keramaian dan kemeriahan sesungguhnya di pantai Ngliyep, tidak ada salahnya anda memilih waktu upacara ini untuk berkunjung ke sana.